Kisah Nyata Seseorang Yang Menemani Jenazah Selama 40 Hari Di Dalam Kubur
4/22/2016
Add Comment
Kisah Nyata Seseorang Yang Menemani Jenazah Selama 40 Hari Di Dalam Kubur
Hai
sobat Syaifildjailblog’s di kesempatan malam hari ini saya akan memceritakan
suatu kisah nyata tentang seseorang yang menemani jenazah selama 40 hari di
dalam kuburan, nah silahkan baca baik baik kisah nyata di bawah.
Alkisah
seorang konglomerat yang sangat kaya raya menulis surat wasiat : “Barang siapa
yang mau menemaniku selama 40 hari didalam kubur setelah aku mati nanti, akan
aku beri warisan separuh dari harta peninggalanku”. Lalu ditanyakanlah hal itu
kepada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti. Tapi
anak-anaknya menjawab, “Mana mungkin kami sanggup menjaga ayah, karena apada
sat itu ayah sudah menjai mayat”.
Keesokan harinya, dipanggillah semua
adik-adiknya, Dan beliau kembali bertanya, “Adik-adikku, sanggupkah diantara
kalian menemaniku di dalam kubur selama 40 hari setelah aku mati nanti? Aku
akan memberi setengah dari hartaku!” Adik-adiknya pun menjawab, “Apakah engkau
sudah gila? Mana mungkin ada orang yang sanggup bersama mayat selama itu di
dalam tanah”. Lalu dengan sedih konglomerat tadi memanggil ajudannya, untuk
mengumumkan penawaran istimewanya itu ke se antero negeri . akhirnya, sampai
jugalah pada hari dimana Konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah.
Kuburnya
dihias megah laksana sebuah peristirahatan termewah dengan semua
perlengkapannya. Pada waktu yang hampir bersamaan, Seorang tukang kayu yang
sangat miskin mendengar pengumuman wasiat tersebut. Lalu tukang kayu tersebut
dengan tergesa – gesa segera datang kerumah konglomerat tersebut untuk
memberitahukan kepada ahli waris akan kesanggupannya. Keesokan harinya dikebumikanlah Jenazah Sang
Konglomerat. Si tukang kayu pun ikut turun kedalam liang lahat sambil membawa
kapaknya. Yang paling berharga dimiliki si Tukang Kayu hanya kapak, untuk
bekerja mencari nafkah.
Setelah
tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman, datanglah
malaikat mungkar dan nakir kedalam kubur tersebut. Situkang kayu menyadari
siapa yang datang, ia segera agak menjauh dari mayat konglomerat. Di benaknya,
sudah tiba saatnyalah si konglomerat akan diintograsi oleh Malaikat Mungkar dan
Nakir. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Malikat Mungkar dan Nakir malah
menuju ke arahnya dan bertanya, “Apa yang kau lakukan disini?” Aku menemani
mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari harta warisannya”,
Jawab si tukang kayu.
Apa saja
yang kau miliki?”, tanya Mungkar dan Nakir.
”Hartaku
Cuma kapak ini saja,untuk mencari rezeki”, jawab si tukang kayu.
Kemudian
Mungkar dan Nakir bertanya lagi,” dari mana kau dapatkan kapakmu ini”?
“Aku
membilinya”,balas si tukang kayu.
Lalu
pergilah Mungkar dan Nakir dari dalam kubur tersebut.
Besok
dihari kedua, mereka datang lagi dan bertanya, “Apa saja yang kau lakukan
dengan Kapakmu?”
“Aku
menebang pohon untuk dijadiakan kayu bakar, lalu aku jual ke pasar”, jawab
tukang kayu.
Dihari
ketiga ditanya lagi, “ pohon siapa yang kau tebang dengan kapakmu ini ?”
“pohon
itu tumbuh di hutan belantara, jadi enggak da yang punya”, jawab si tukang
kayu.
“Apa kau
yakin?” lanjut malaikat. Kemudian mereka menghilang.
Datang
lagi di hari keempat, bertanya lagi “Adakah kau potong pohon-pohon tersebut
dengan Kapak ini sesuai ukurannya dan beratnya yang sama untuk di jual?”
“Aku
potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata”, tegas tukang
kayu.
Begitu
terus yang dilakukan Malaikat Mungkar dan Nakir, datang dan pergi sampau tak
terasa sekarang 39 hari sudah. Dan yang ditanyakan masih berkisar dengan Kapak
tersebut. Dihari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi
bertemu dengan Tukang Kayu tersebut. Berkata Mungkat dan Nakir, “Hari ini kami
akan kembali bertanya soal Kapakmu ini”. Belum sempat Mungkar dan Nangkir
melanjutkan pertanyaan nya, si tukang kayu tersebut segera melarikan diri
keatas dan membuak pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sudah banyak orang
yang menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut. Si tukang kayu
dengan tergesa-gesa keluar dan lari meninggalkan mereka sambil berteriak.
“Kalian ambil saja semua bagian harata warisan ini, karena aku sudah tidak
menginginkannya lagi”.
Sesampai
di rumah, si tukang kayu berkata kepada istrinya, ”Aku sudah tidak menginginkan
separuh harta warisan dari mayat itu. Di dunia ini harta yang kumiliki padahal
Cuma satu Kapak ini, tapi malaikat Mungkar-Nakir selama 40 hari yang mereka
tanyakan dan persoalkan masih saja diseputar Kapak ini, Bagaimana jadinya kalau
hartaku begitu banyak ? Entah berapa lama dan bagaimana aku menjawabnya”.
Dari
ibnu Mas’ud RA dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, “Tidak akan
bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5
perkara, yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya kemana
dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya dan kemana di
belanjakannya, ilmunya sejauh mana diamalkan?” (HR. Turmudzi).
MOHON DI SHARE DAN DI LIKE
0 Response to "Kisah Nyata Seseorang Yang Menemani Jenazah Selama 40 Hari Di Dalam Kubur"
Post a Comment